PUISI

RONA MERAH

Iya, kau bagaikan merahnya mawar
Tubuhmu kokoh dan terlindungi
Duri-duri yang tumbuh dalam tubuh mu
Bagaikan pelindung dan penyelamatan mu

Getir hidup mu, terlihat saat kau diterpa badai
Namun kau tetap kokoh, meski bunga mu jatuh
Tapi, tubuh mu bagaikan baja, kuat bagaikan pasak yang dalam

Kau tidak pernah sombong, harum mu selalu jadi penyejuk, bagi jiwa-jiwa yang dekat dengan mu
Dalam kesendirian, kau tetap jadi diri sendiri
Kau tidak pernah menjadi melati ataupun tulip, untuk mengelabui sesamamu

Bagi ku, kau adalah rona dalam hidup ku
Menjadikan warna gelap menuju cahaya
Kau sejuk, dan tak sama dengan rona yang ada
Karakter yang selalu terbuka, menjadikan mu indah
Seindah saat ku bertemu semesta

Nestapa

by BS
Alam membenci nestapa
Kesedihan bagaikan debu
Merusak alam dan beban kehidupan
 
Nestapa adalah fatamorgana
Dia nampak dikejauhan
Namun hilang dalam kedewasaan
 
Kesedihan adalah tanda kehidupan
Namun hidup bukan untuk menanggung
Beban kesedihan.
 
Roma nestapa selalu hinggap
Hinggap pada yang berjiwa
Jiwa yang penuh kebimbangan
 
Kehidupan bukan nestapa
Namun awal dari tanda gerak
Setiap yang berjiwa
 
Kau bukan yang tidak berjiwa
Ragamu kokoh menghadap
Kesombongan dan godaan dari nestapa
 
Terpaan yang kau hadapi
Bukan menggoyahkan ragamu
Kau tau nestapa akan selalu menjadi
Selimut ragamu
 
Tapi kau bukan sebatang tulang-belulang
Kau hidup dan bergerak melawan nestapa
Dari segala penjuru hidupmu

Cinta & Rahasia

by BS
Bagaikan sekuntum bunga mawar, kau ibarat daun merah merekah
Semerbak wangimu menyentuh roma saat aku menghirupnya
Tubuhmu berduri, namun duri yang menjaga kesucianmu
Aku terpana melihat keindahan jiwamu
Jiwa yang tidak mudah goyah, diterpa angin penggoda
 
Namun seperti bunga mawar, kau menyimpan rahasia
Rahasia akan rasa dan sukar
Kepandaianmu membuat aku terpana
Akan rahasia yang kau sembunyikan dalam diam
 
Kau tetap kokoh berdiri melawan kesombongan
dan keangkuhan sang Angin yang hendak menerpamu
Kau tetap membentengi dirimu
Dengan duri, duri penyelamat
Bagimu duri bukan pemanis ragamu
Tapi benteng bagi sang Angin
 
Ibaratkan bunga mawar,
Kau tetap menaruh rona indah dihadapan ribuan mata
Kutau bahwa cinta dan keindahaan yang kau pancarkan tidak mudah
untuk diterpa bagi sang Angin
lika-liku hidupmu menjadi pelajaran dan pengalaman untuk tangguh
melawan sang Angin
 
Kutau bunga mawar tidak mudah untuk petik
Apalagi menjadi penghias bagi dinding-dinding tak berdinding
 
Cinta dan rahasia mu membuat ku terpikat
Terpikat akan cahaya terang yang mampu
Menjadi penerang dalam hidupku.

Hay, Anak Bumi Manusia

by BS

Hay, anak bumi manusia. Apa kabarmu? Sudahkah dirimu menjadi dewasa, tegar atas pedihnya dunia, tangguh dari kecemasan hari yang menyerap umurmu, sabar dalam menggapai doa dan impianmu

Hay, anak bumi manusia. Tahukah kau, aku menunggumu. Menunggu untuk mengenalku, mengenalku lebih jauh dari yang kau tau.

Hay, anak bumi manusia. Bagaimana harimu hari ini, sudahkah kau belajar untuk memaafkan. Memaafkan atas segala kesalahan orang yang ada disekitarmu, segala kesalahan yang sulit buat dimaaafkan.

Hay, anak bumi manusia. Tulislah duka dan laramu, bukan karena kau sedang jatuh. Tapi agar dia abadi menjadi pengingatmu, masa kini dan masa yang akan datang.

Hay, anak bumi manusia. Terbang tinggilah kau, sejauh yang kau mau, tapi kau jangan lupa. Ada orang dibawah, di atas tanah yang selalu menantimu. Menanti kedatanganmu, merawat dan menjadi pengingat dari gersangnya bumi manusiaku.

Hay, Anak Bumi Manusia (2)

by BS

Hay, anak bumi manusia, tahukah dikau
Engkau lahir dari sejarah
Ya, sejarah lah yang membesarkan kau
Dari sejarah kau banyak belajar
Belajar tentang kehidupan beserta maknanya

Hay, anak bumi manusia, tahukah dikau
Kadang kau luput atau bahkan acuh
Untuk mempelajari kembali sejarah
Ya, mempelajari bagaimana kau bisa ada
Dan tetap berdiri kokoh dan tegas menghadap kedepan

Menatap fajar dan senja
Menatap kesombongan dan keangkuhan anak bumi manusia
Melawan Penguasa Tirani dan Kesewenangan-sewenangan

Hay, anak bumi manusia, tidak banyak yang kupinta
Aku tidak minta kau untuk mengidolakan ku
Aku tidak minta kau memberiku harta dan benda
Aku tidak minta banyak hal darimu

Yang kupinta, kau harus banyak belajar
Ya, dari belajar kau bukan hanya tau bumi manusia yang kau tempati dan dekati
Tapi, kau juga akan tau bahwa ada sejarah
Ya, sejarahlah yang membentukmu

Sejarahlah yang membentuk bumi manusia ku
Dari sejarah lah kau tahu, bahwa rona bumi manusiaku berubah terus menerus
Berubah untuk mencari yang mana tatanan yang tepat untuk bumi manusia ku.

Bayangan

by BS

Dibalik bayangan aku menunggu
Menunggu datangnya raga
Raga yang menyambutku
Untuk menyatu…
 
Bagaikan bayangan aku semu
Kadang nampak dan terpampang
Namun juga menghilang dibalik
Kegelapan…
 
Kemuraman bayangan adalah
Bagaikan angin yang hidup
Menyentuh, menerpa, dan melekat
Namun tidak diam
 
Bagaikan bayangan
aku selalu menjadi pendamping
Duka dan Lara menjadi satu
 
Ketiadaan bayangan menandakan
Sebuah kepastian ditengah panas
Aku hanya menjadi penghias kegelapan
 
Namun bukan berarti bayangan berhianat
Tidak..bayangan abadi
Abadi dalam setiap raga
Raga yang berjiwa…

Otak yang Disita

by BS

Sinar mentari menyongsong dengan penuh semangatnya
Awan-awan menghiasi langit indah-Nya
Daun-daun tumbuh dengan leluasanya
Burung-burung terbang kesana-kemari dengan senang dan riangnya

Namun manusia mengalami hal yang menyiksa
Mereka dipasung oleh kerakusan
Mereka dipasung oleh kemunafikan
Mereka dipasung oleh kekerasan
Mereka dipasung oleh ketakutan
Mereka dipasung, dipasung dan dipasung

Otak mereka tersita oleh bringasnya hasrat keuntungan
Mereka tertipu oleh kebohongan
Mereka tertipu oleh kepalsuan
Mereka tertipu oleh pembelotan
Mereka tertipu, tertipu dan tertipu

Lalu, dimanakah tempat manusia terbebaskan

Kembalikan imanmu dengan akal sehatmu
Kembalikan akal sehatmu dengan imanmu

Semuanya….

Berjuanglah

by BS

Hari pagi menjemput mentari
Awan indah menyitari sekeliling bumi-Nya
Deruh angin menghembus menghantarkan ombak ketepi
Laut bergelombang dengan mesranya
Ikan-ikan menari-nari dengan eloknya

Pohon-pohon mengeluarkan nafasnya
Dan akar kuat yang menopangnya
Gunung-gunung menjulang tinggi menepis sepi
Menampung amarah yang tidak tertepi
Rerumputan bergoyang tak berhenti
disapu angin tak bertepi

Hai dikau, engkau hanyut dalam kesenangan
Kegembiraan engkau melupakanmu
Berjuanglah untuk mereka yang terasingkan….

Muslihat Manalagi yang Kau Dustakan

by BS

Bumi indah nan mepesona mata
Langit cerah menggenitkan pikiran
Angin segar menusuk kulit

Kini engkau telah rusak..
Akibat keserakahan mahluk fana
Kini engkau terbengkalai tak terperhatikan
Akibat keegeoisan mahluk fana

Kini engkau kering tanpa pesona indah
Akibat kelabilan mahluk fana

Apakah engkau tak akan sehat kembali,
Mahluk fana masih sibuk mencelakakanmu
Dia bersuka cita dalam membinasakanmu

Sistem apakah ini ?
Sehingga berakibat rusaknya engkau
Ya… dia merupakan sistem yang mengharuskan
Mahluk fana melakukannya…
Mahluk fana terjerembab dalam lumpur penghisap
Sehingga meninggalkan akal sehatnya, untuk berfikir

Padahal lumpur penghisap baru menenggelamkan
Sebagian badan yang menyisakan kepala
Mengapa mahluk fana tidak berjuang meneriakan ketenggelaman
yang dialaminya,

Mahluk fana harus berjuang
Berjuang melepaskan diri dari lumpur penghisap
Berjuang untuk menemukan cara melepaskan keterhisapannya
Hanya ada satu cara…
Yakni mahluk fana bersama-sama keluar dari keterhisapannya
dengan mahluk fana yang sama mengalaminya

Membahu dan membangun dunia indah nan asri
Dengan sekuat tenaga dan pikiran yang tersatukan
Agar dapat mengembalikan dunia
Dunia yang penuh dengan kebahagian, kesukacitaan, dan kesentosaan….

Embun Pagi

by BS

Sejuk nan indah butir-butir bening mempesona mata
Meluluhkan hati yang gusar tak bertepi
Mencoba melepas belenggu yang menodai

Suara burung mulai bernyanyi menghiasi
Angin berhembus menemani pagi
Adakah engkau menyertai…

Pergilah melepaskan semua yang menusuk relung hati
Berjuanglah dengan sepenuh tekad dan visi
Bersatulah bersama mereka yang ternodai
Jangan pernah mundur mengahadapi
Karena embun pagi selalu senantiasa menemani….

Kemanunggalan-Mu

by BS

Kebesaran-Mu menuntunku untuk menepis sepi
Kebesaran-Mu menuntunku untuk berjuang
Kebesaran-Mu menuntunku untuk merubah

KeEsaan-Mu membuatku nyeri atas kemuliaan-Mu pada setiap mahkluk
KeEsaan-Mu membuatku sadar akan terciptanya alam-Mu
KeEsaan-Mu membuatku mengerti akan arti kehidupan
KeEsaan-Mu membuatku semakin menyadari pentingnya berjuang

Manunggal bersama-Mu membebaskanku dari piciknya akal
Manunggal bersama-Mu membebaskanku dari keserakahan hidup
Manunggal bersama-Mu membebaskanku dari kegembiraan semu
Manunggal bersama-Mu membebaskanku untuk berSatu membebaskan makhluk-makhluk-Mu serta melestarikan alam-Mu….

Pesan Sang Ibu

By Wiji Thukul

Tatkala aku menyarungkan pedang
Dan bersimpuh diatas pangkuannya
Tertumpah rasa kerinduan ku pada sang ibu

Tangannya yang halus mulus
Membelai kepala ku…
Tergetarlah seluruh jiwa raga ku
Musnahlah seluruh api semangat juangku

Namun sang ibu berkata….
Anakku sayang, apabila kaki sudah melangkah
Di tengah padang……..
Tancapkanlah kaki mu dalam-dalam

Dan tetaplah terus bergumam
Sebab, gumam adalah mantra dari dewa-dewa
Gumam mengandung ribuan makna
Apabila, gumam sudah menyatu dengan jiwa raga
Maka gumam akan berubah menjadi teriakan-teriakan
Yang nantinya akan berubah menjadi gelombang salju yang besar
Yang nantinya akan mampu merobohkan istana yang penuh kepalsuan
Gedung-gedung yang di huni kaum munafik

Tatanan negeri ini sudah hancur, Anakku…
Dihancurkan oleh sang penguasa negeri ini
Mereka hanya bisa bersolek di depan kaca
Tapi, membiarkan punggungnya penuh noda
Dan penuh lendir hitam yang baunya kemana-mana

Mereka selalu menyemprot kemaluannya
Dengan parfum luar negeri
Di luar berbau wangi, didalam penuh dengan bakteri

Dan HEBAT-nya….
Sang penguasa negeri ini, pandai bermain akrobatik
Tubuhnya mampu dilipat-lipat
Yang akhirnya pantat dan kemaluannya sendiri
Mampu dijilat-jilat….

Anakku….Apabila pedang sudah kau cabut
Janganlah surut,janganlah bicara soal menang dan kalah
Sebab, menang dan kalah hanyalah mimpi-mimpi
Mimpi-mimpi muncul dari sebuah keinginan
Keinginan hanyalah sebuah khayalan
Yang hanya akan melahirkan, harta dan kekuasaan
Harta dan kekuasaan hanyalah balon-balon sabun
Yang terbang diudara…

Anakku, asahlah pedang
Ajaklah mereka bertarung ditengah padang
Lalu….Tusukkan pedangmu ditengah-tengah selangkangan mereka
Biarkan darah tertumpah dinegeri ini…
Satukan gumammu menjadi REVOLUSI

Maaf

by BS

Barangkali itulah manusia, dia kadang salah dan kadang juga benar.

Tapi, manusia juga punya banyak sekali keterbatasan dan segudang kelemahan. Dia kadang lupa atau bahkan tidak tahu, dan itu wajar.

Karena manusia punya segudang cerita, yang kadang satu sama lainnya tidak tahu. Tidak tahu bahwa kesalahan kata yang menyinggung, tidak tahu kata yang kurang berkenan.

Manusia juga kadang lupa, kalau berkata lebih berhati-hati, itulah aku. Aku dengan segudang kelemahan tidak tahu kalau kata “itu” menyakiti dia.

Ya, itulah kesalahan, aku akui. Dan atas dasar itu aku merasa bersalah. Dan rasa bersalah itupula lah yang buat aku untuk tidak mengulanginya.

Maaf, memang tidak mudah. Tapi memaafkan adalah berharga diatas permusuhan.

Maafmu bagiku itu sangat berharga, diatas segalanya.

Sebuah Arti

by BS

Sesaat awal bertemu denganmu, aku terkadang malu
Malu ku menandakan sebuah arti
Arti tentang perkenalan, ya perkenalan…

Bagiku sebuah perkenalan itu menandakan awal
Awal sebuah perjumpaan, yang menandai sebuah arti

Kau ibarat sebuah cahaya yang datang pada malam gelap
Membawaku bergairah untuk datang
Menjemput cahaya, indah…

Tutur katamu pun turut merasuk dalam alam pikirku
Akankah ini sebuah arti, arti dari sebuah perjumpaan…

Ibarat sebuah magnet, menarik semua medan
Kau bawa aku kedalam, sungguh dalam…

Saat perjumpaan, menyeret lara ku
Lara kesunyian dan kesepian, menembus akal dan sanubariku
Akal dan sanubari ku kembali riang, bagaikan bunga-bunga yang mekar

Adakah sebuah perjumpaan ini membawaku pada kebahagiaan?
Aku tak tahu, yang aku tahu, bahwa itu awal yang baik
Baik bagi diriku atau dirimu dan juga pada semesta

Dalam ingatanku, perjumpaan ini akan menjadi memori
Memori yang akan kusimpan, dalam diam.

Dan ku harap….
Perjumpaan ini menjadi penanda bahwa semesta bergerak
Bergerak menembus luka dan lara setiap insan

Sebuah perjumpaan bagi ku, adalah sebuah arti.
Arti tentang rasa, rasa kebahagiaan…
Karena bagiku, sebuah hidup akan bermakna, jka bahagia.

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai